Harddisk adalah salah satu perangkat keras Komputer atau Hardware yang berfungsi sebagai perangkat penyimpanan data secara tetap. Semua program yang kita butuhkan akan kita Input pada computer kita baik itu berupa perangkat keras pengolah kata, angka , database , grafik ,dll di install dan disimpan pada suatu perangkat yang dinamakan Hardisk bahkan Operatin System seperti Windows, Linux, Dll disimpan dalam Hardisk . Maka dari itu perangkat keras yang satu ini “ Hardisk “ amat berperan membantu menampung program atau data yang kita butuhkan .
Namun Bagaimana apabila Harddisk dalam Komputer Kita tidak terdeteksi atau tidak ditemukan?
Namun Bagaimana apabila Harddisk dalam Komputer Kita tidak terdeteksi atau tidak ditemukan?
Adapun solusinya adalah sbb :
1. Kesalahan Setting pada BIOS ( Basic Input Output System )
Pengaturan Hardisk yang dilakukan secara manual dapat menyebabkan kekeliruan system pada BIOS . salah satu Fitur yang ada pada Bios adalah Disk Boot Priority/ Boot Squace/First Boot Device yang berfungsi untuk membaca Drive Pertama kali ketika computer dinyalakan, pada menu ini ada Pilihan Hardisk , CD – ROM, Floppy dll. Oleh karena system Operasi atau data – data penting ada dan terdapat pada hardisk maka perangkat yang pertama yang harus terbaca pada system Operasi tersebut adalah Hardisk. kebanyakan kesalahan yang timbul seringkali ada pada bagian ini. Jika Kita merubah pembacaan drive pertama kali menjadi CD , Floppy/ Disk dll, maka jika First Boot Divicenya terganti menjadi beberapa alat Input seperti Floppy Atu CD/DVD Rom , Kita harus menggantinya menjadi Hardisk agar Komputer bisa berjalan dengan baik .
Ada satu trouble lagi ketika Hardisk digabungkan menggunakan 2 kabel yang berbeda misalkan saya memasangkan 2 hardisk pada computer saya menggunakan kabel data yang berbasiskan IDE dan SATA , ternyata setelah dinyalakan PC saya tidak mendeteksi Hardisk solusinya adalah jika Hardisk tidak terdeteksi pada 2 hardisk yang menggunakan Kabel data yang berbeda gunakan Mode Advanced
2. Kesalahan memasang kabel Power dan kabel data
Kesalahan memasang kabel Power menyebabkan Hardisk tidak mendapatkan energy untuk melakukan kinerjanya . Otomatis ketika tidak ada supply dari Power Supply yang terhubung melalui kabel Power, Hardisk tidak mau berjalan dan Otomatis Harddisk tidak akan terdeteksi. Ketika Kita memasang kabel data pada Hardisk pastikan sudah kencang dan tidak longgar karena dapat menggangu aktivitas Hardisk untuk mentransfer Data akibatnya Hardiskpun tak dapat dikenali.
3. Status Hardisk Tidak Jelas
Kesalahan Status Hardisk juga dapat membuat Hardisk tidak terdeteksi Oleh Komputer, ada beberapa status dalam pengaturan Hardisk ada 2 macam yaitu Master dan Slave . Jika Kita mempunyai atau memasang Hardisk lebih dari 2 maka nada sebuah Hardisk berstatus Master yang bertindak sebegai Hardisk utama dan sebuah Hardisk yang bersifat Secondary yang disetting menggunakan Slave . Maka dari itu solusinya skali lagi jika anda memakai 2 Hardisk pastikan ada yang bertindak menjadi Master dan ada juga yang bertindak menjadi Slave.
4. Terjadi kerusakan Pada Hardisk
Hardisk yang tidak terdeteksi juga dikarebakan adanya kerusakan pada Hardisk itu sendiri . Ini disebabkan kemungkinan karena umur Hardisk atau Usianya sudah berumur tua sehingga terjadi penyakit – penyakit kerusakan pada bagian hardisk yang menyebabkan Badsector pada bagian Master Boot Record dan juga saking tuanya adajuga kersusakan pada sensor pembaca piringan.
Ketika teman – teman mungkin menemui masalah seperti yang terjadi pada masalah diatas mungkin saya mempunyai solusi yaitu reparasi kepada Ahli hardware khususnya pada perangkat keras Hardisk.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.